Minyak Sawit Bisa Bikin Kulit Glowing

0
149

Sobat perkebunan, saat ini perawatan wajah sedang menjadi tren di berbagai  generasi baik tua maupun muda. Pada kesempatan kali ini tim redaksi Deplantation berhasil mewawancarai salah satu peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yakni Apt. Ahmad Gazali Sofwan Sinaga, M.Si yang dengan ide kreatifnya dapat mengembangkan skin care berbahan dasar kelapa sawit, selain itu saat ini beliau juga menjabat sebagai manajer inovasi OPSTP PPKS.  Berikut wawancara kami dengan Bapak Ahmad Gazali:

Ahmad Gazali Sofwan Sinaga
Peneliti PPKS/ Inovator Guineensis

Mohon diceritakan awal mula inspirasi ide penelitian pembuatan skin care berbahan dasar kelapa sawit?  

Pada awalnya ditempat saya bekerja (PPKS) produk turunan minyak kelapa sawit hanya dijadikan sebagai minyak goreng/ produk pangan. Setelah saya bergabung di PPKS pada tahun 2013, saya baru mengetahui bahwa minyak kelapa sawit ternyata berwarna merah dan merupakan sumber vitamin penting untuk tubuh. Minyak sawit merah tersebut setara dengan kualitas Pharmaceutical Grade yang berbeda dari minyak kelapa sawit pada umunya. Saya pun tertantang untuk  mengembangkan produk kesehatan dari minyak sawit merah tersebut untuk terapi supportif pada beberapa penyakit degenartif seperti diabetes dan kardiovaskular.

Namun, seiring berjalannya waktu penelitian tersebut harus dilanjutkan pada fase pengujian klinis dan membutuhkan biaya yang besar. Dengan kondisi perekonomian perusahaan yang terbatas, akhirnya harapan menemukan pengobatan supportif pun kandas. Tak putus asa saya pun menggali pengembangan produk lain yang membutuhkan biaya yang relatif rendah namun memiliki dampak besar terhadap perekonomian perusahaan.

Pada tahun 2015,  tercetuslah ide penelitian kosmetik berbahan dasar kelapa sawit. Sebagai satu-satunya apoteker di PPKS, saya mencoba berbagai jenis formula yang dapat dikombinasikan dengan minyak sawit merah. Dan di tahun 2016, akhirnya beberapa produk kecantikan pun telah siap dikembangkan dan diproduksi. Produk tersebut diharapkan dapat berguna bagi banyak orang. Pengembangan produk diawali dengan produksi  hand body lotion dan krim wajah pada tahun 2016 dan berlanjut pada tahun 2018 dimana produk kecantikan berbahan dasar kelapa sawit dapat diproduksi massal pada skala industri.

Produk-Produk Guineensis

Kami dengar, produk yang Bapak kembangkan bernama Guineensis, bisa diceritakan arti dari nama tersebut?

Guineensis merupakan nama belakang dari nama latin minyak kelapa sawit yaitu Elaeis guineensis, kami berharap bahwa dengan menggunakan nama tersebut masyarakat dapat teredukasi bahwa kelapa sawit dapat memberikan dampak positif bagi kulit dan juga sekaligus menjadi media promosi bagi kelapa sawit itu sendiri.

Kami dengar saat ini terdapat 6 produk Guineensis, bisa diceritakan fungsi dari masing-masing produk?

  • Organic Liquid Facial Wash

Produk ini merupakan produk pembersih wajah yang menggunakan fatty acid salts dari minyak inti kelapa sawit. Dengan asam laurat yang tinggi mampu membunuh bakteri penyebab jerawat seperti Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Selain itu, dengan daya pembersih yang kuat, produk ini mampu menghilangkan minyak berlebih dan juga mengontrol pengeluaran minyak berlebih pada wajah.

  • Brightening Day Cream dan Brightening Night Cream

Produk tersebut merupakan produk pencerah wajah yang mengandung minyak sawit olein merah pharmaceutical grade. Produk ini mampu mencerahkan kulit bila digunakan secara teratur. Produk ini diperkaya dengan provitamin A yang dapat berubah menjadi asam retinot dan retinil palmitat. Senyawa tersebut telah diketahui dapat mencerahkan wajah dengan cara melakukan percepatan regenarasi sel kulit. Selain itu juga  produk ini diperkaya dengan vitamin E yang mampu mengatasi oksidasi pada kulit yang dapat menyebabkan kulit kusam dan terbentuknya spot-spot hitam.

  • Anti-Aging Day Cream dan Anti-Aging Night Cream

Dengan menggunakan teknologi yang berbeda dan masih berbahan dasar kelapa sawit namun bukan menggunakan minyak sawit merah melainkan  modifikasi serat sawit. Kandungan nutrisi serat sawit berjumlah 2-3 kali lipat dibandingkan minyak sawit merah membuat minyak jenis ini dapat digunakan sebagai produk anti penuaan dini dan bekerja lebih cepat dan lebih efektif pada kulit-kulit wajah yang memerlukan nutrisi tinggi.

  • Hand and Body Lotion.

Produk yang menggunakan minyak sawit merah tanpa proses pemurnian lanjutan ternyata tetap memiliki efek yang baik bagi kulit. Tingginya nutrisi dari minyak sawit merah menjadi kunci dari kerja sebagai peregenerasi kulit dan pencerah kulit. Dengan konsentrasi yang lebih tinggi, lotion ini juga berfungsi sebagai pelembab kulit dengan cara menahan hidrasi air dari dalam kulit dengan membentuk oil skin barrier di lapisan epidermis kulit.

Dengan pemakaian produk Guinensis yang tepat, dapat menyamarkan pori-pori kulit

Apa yang menjadi pembeda Guineensis dibandingkan skin care lainnya di pasaran?

Skin care di pasaran sering menggunakan ekstrak tanaman, dan minyak hanya digunakan sebagai bahan tambahan bahkan hasil splitting asam lemak yang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kosmetik. Selain itu, vitamin-vitamin yang terdapat di minyak sawit olein merah juga merupakan antioksidan terbaik yang pernah dimiliki oleh alam. Siapa tidak kenal dengan vitamin E, salah satu nama yang paling dicari hampir diseluruh produk kosmetik sebagai antioksidan terkuat selain vitamin C. Selain itu, siapa yang tidak kenal dengan pro-vitamin A yang juga terkenal sebagai salah satu vitamin kulit yang berfungsi untuk mencerahkan. Selain itu, sangat jarang ditemukan squalene pada beberapa produk kosmetik, namun pada minyak sawit olein merah, squalene dapat ditemukan dalam jumlah yang besar. Senyawa ini relatif mahal dan sangat sulit untuk diperoleh dari tanaman, biasanya ditemukan pada ikan terutama ikan hiu. Senyawa ini berfungsi untuk melembabkan kulit dan menjaga kulit agar tetap lembut.

(Bersambung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukkan komentar Anda
Mohon masukkan nama Anda