Sobat perkebunan, pastinya pernah minum es kelapa kopyor. Selain rasanya yang lezat dan menyegarkan dahaga, kelapa kopyor juga mengandung banyak manfaat kesehatan. Kelapa kopyor sebenarnya berasal dari buah yang abnormal yang jumlahnya sangat sedikit sekali pada pohon kelapa biasa. Keterbatasan dalam jumlah produksi buah kelapa kopyor tersebut mendorong tim peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) terdorong untuk melakukan penelitian terkait kelapa kopyor.

Dr. Imron Riyadi, Peneliti PPBBI

Berkat tangan dingin Dr. Imron Riyadi dan tim penelitinya, bibit kelapa kopyor yang dapat menghasilkan hampir seluruh buah kelapa kopyor pada satu pohon kelapa berhasil diperoleh menggunakan teknologi kultur embrio (embryo rescue). Kultur embrio dilakukan dengan cara menyeleksi buah kelapa kopyor yang unggul, lalu mengambil embrio zigotik dan menumbuhkannya dalam media kultur in vitro di laboratorium Kultur Jaringan di PPBBI. Secara fisik, tekstur dan morfologi kelapa kopyor hasil kultur jaringan dan kelapa kopyor bukan hasil kultur jaringan tidak berbeda.  Namun demikian, ketika uji organoleptik dilakukan, kelapa kopyor dari hasil kultur jaringan terasa lebih manis dan gurih dibandingkan dengan kelapa kopyor konvensional. Selain itu, tingkat kekopyoran buah pada hasil kultur jaringan lebih merata di seluruh buah. Buah kelapa kopyor konvensional masih bercampur antara daging buah yang kopyor dengan daging yang agak keras sehingga tingkat kekopyoran yang rendah (kurang dari 70%).

Kultur Jaringan Kelapa Kopyor

Cara membedakan kelapa kopyor dengan kelapa biasa adalah dengan memegang  kelapa tersebut dengan tangan atau dengan alat berupa kayu atau besi. Bila buah kelapa kopyor digoyangkan akan terdengar suara yang khas seperti suspensi (“bek-bek”). Sebaliknya, kelapa bukan kopyor terdengar suara gemericik yang nyaring (“pyuk-pyuk”). Bilamana alat (kayu/besi) dipukulkan ke kulit sabut akan terdengar suara pantulan yang khas empuk dan lembut serta bergema yang menandakan bahwa buah kelapa tersebut kopyor. Sebaliknya bila pantulan pukulan terasa kencang dan suara lebih nyaring dan keras dapat dipastikan bahwa buah kelapa tersebut bukan kelapa kopyor.

Bibit tersebut tersedia dan bisa diperoleh di Laboratorium Biak Sel & Mikropropagasi Tanaman, PPBBI yang berlokasi di Jl Jabaru II No 21 Pasir Kuda Bogor 16619. Selain menjual bibitnya, PPBBI juga menjual buah kelapa kopyor utuh (butiran) dengan harga Rp 30.000/buah. Konsumen dari buah kelapa kopyor PPBBI sebagian besar berasal dari wilayah Jabodetabek. Sampai sekarang, permintaan akan kelapa kopyor dari customer tersebut belum terpenuhi. Dr. Imron berharap pada tahun 2019 PPBBI sudah dapat menerima konsumen buah kopyor baru, karena kebun baru sudah mulai berproduksi.

Bibit Kelapa kopyor

Sebagian besar orang masih menyebut bibit kelapa kopyor ini mahal. Sebenarnya apabila melihat proses produksinya harga bibit kelapa kopyor tersebut masuk akal. Penelitian yang harus dilakukan untuk menemukan proses produksi bibit kelapa kopyor cukup rumit dan lama dengan menggunakan peralatan dan fasilitas laboratorium kultur jaringan serta bahan media yang terdiri senyawa anorganik dan organik. Senyawa anorganik seperti garam makro & mikro, vitamin, ZPT, asam amino, pemadat dan lain sebagainya diperoleh dari impor sehingga membuat harga jual bibit kelapa kopyor tersebut menjadi wajar.

Dengan memperhatikan harga jual buah kelapa kopyor dan modal perawatan kebun kelapa kopyor, perhitungan bisnis kelapa kopyor hasil kultur jaringan dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan kelapa biasa dan kelapa sawit. Hal ini karena populasi kelapa kopyor sangat terbatas, apalagi yang berasal dari kultur jaringan. Selain itu, kelapa kopyor merupakan buah khas yang hanya ada di Indonesia. Analisis finansial dari bisnis kelapa kopyor hasil kultur jaringan khususnya tipe genjah, hasil penjualan buah pada panen tahun pertama (tahun keempat setelah penanaman) sudah dapat mengembalikan modal (BEP), sehingga tahun berikutnya tinggal meraup keuntungannya saja.

Hasil Kelapa Kopyor Kultur Jaringan

“Harapan saya sebagai peneliti kelapa kopyor bahwa semoga bibit kelapa kopyor unggul ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas Indonesia untuk usaha produktif” ungkap Dr. Imron. Tanaman kelapa kopyor ini hanya ditemukan di Indonesia dan bernilai ekonomi tinggi serta dapat dijadikan peluang bisnis tingkat nasional (domestik) maupun internasional (melalui ekspor ke manca negara). Pembinaan petani yang berminat untuk membudidayakan kelapa kopyor merupakan keharusan utamanya terkait pemodalan awal untuk mendapatkan bibit. Keberadaan pinjaman modal lunak dari pihak berwenang akan dapat membantu petani untuk dapat mengembangkan usaha atau bisnis kelapa kopyor hasil kultur jaringan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Tidak hanya petani, pengusaha yang juga memiliki modal mandiri berkesempatan untuk lebih membangun dan mengembangkan perkebunan kelapa kopyor hasil kultur jaringan. Para pengusaha tersebut dapat menggandeng para petani atau masyarakat sekitar sebagai plasma untuk pengembangan bisnis kelapa kopyor hasil kultur jaringan pada skala yang lebih luas. Dengan meluasnya penanaman bibit kelapa kopyor hasil kultur jaringan, maka bisnis produk buah kelapa kopyor juga semakin berkembang baik dalam bidang agrowisata hingga bidang kuliner seperti industri minuman, es krim, kue dan makanan lainnya yang menggunakan buah kelapa kopyor. Pada bidang kuliner, ini perkembangan pesat ada pada supply aneka minuman di restoran dan rumah makan yang dapat dijumpai terutama di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, dan daerah lainnya.

 

 

4 KOMENTAR

  1. Bisa minta tolong no kontak person PPBBI BOGOR, dan harga bibit nya berapa per btg. Dan sifat genetis nya apa tdk berubah karena kawin silang dng tanaman kelapa di sekitar kebun

  2. bagai mana cara pemesanan bibit kelapa kopyor genjah?
    untuk jarak tanam berapa meter?
    untuk penjualan buah kelapa kopyor sekala besar bagai mana markat nya?

    • Info lebih lanjut dapat menghubungi PPBBI Bogor dengan no kontak (0251) 8324048 untuk disambungkan kepada Bapak Imron Riyadi. Terima Kasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukkan komentar Anda
Mohon masukkan nama Anda